TERSENYUM DENGAN MATA
Di zaman pandemi sekarang, memakai masker adalah sebuah keharusan agar terhindar dari virus COVID-19. Semenjak awal pandemi, kita menjaga jarak dengan orang lain baik teman, keluarga, dan semua orang terdekat kita. Bersalaman dengan orang tidak bisa lagi dengan menjabat tangan. Memberikan senyuman pun sedikit susah karena memakai masker. Orang yang biasanya selalu memberikan senyuman lebar dan memperlihatkan giginya sudah tidak bisa dilihat lagi. Nah bagaimana caranya agar bisa terlihat tersenyum walaupun sedang memakai masker.
Di sini aku mau cerita sedikit soal keresahanku dalam memakai masker dan juga menjadi pembelajaran bagiku. Nah aku adalah orang yang bisa dibilang pendiam, pemurung, sulit tersenyum lebar. Jadinya terlihat jutek. Aku pun nggak suka foto selfie dan jarang juga jika mau difoto bersama. Aku juga jarang ngeliat muka sendiri di cermin (karena muka juga jelek sih).
Sampai pada akhirnya, setelah dinyatakan lulus kuliah dan tentu saja ada foto wisuda. Aku masih ingat ketika difoto dan disuruh untuk tersenyum dan yang kulakukan hanya melebarkan pipiku. Lalu aku melihat hasil fotonya. Jelek banget! Aku baru tau bahwa sejelek itu senyumanku. Cuma pipi yang terlihat tersenyum tapi muka nggak ada aura senyumannya (malu kalau tampilin fotonya di sini).
Sejak saat itu aku mulai belajar tersenyum. Iya betul belajar tersenyum. Bahkan aku juga sudah nggak malu lagi jika bercermin. Aku mulai dengan menggerakan semua muka ku dan berlatih di depan cermin. Lalu dibuat lebih natural senyumannya dengan mengingat hal-hal yang menyenangkan. Ya tentu saja tersenyum bukan karena paksaan. Semenjak itu aku jadi lebih mudah tersenyum jika bertemu dengan orang dan rasanya senang sekali melihat orang tersenyum balik ke kita. Tetapi pandemi datang tak diundang.
Aku mulai bingung gimana agar terlihat tersenyum walaupun memakai masker. Setelah aku cari tau ternyata tersenyum itu bukan dengan melebarkan pipi ataupun menunjukan gigi kita. Yang paling utama dalam tersenyum itu adalah mata kita. Lalu aku teringat kata "Mata adalah jendela dunia". Mata adalah cara untuk mengungkapkan sesuatu. Semua rasa bisa dibaca hanya dengan melihat mata. Rasa bahagia, sedih, takut, benci, cinta. Sejak itu aku mulai tersenyum dengan mata. Lebih fokus menggerakan mata daripada pipi.
Oh ya aku kasih tips nih gimana caranya senyuman matamu lebih berkesan. Tersenyum lah dengan menatap langsung matanya. Biasanya ini akan membangun hubungan emosional. Rasanya seperti sudah saling kenal padahal nggak.
Ada satu hal yang bikin aku cukup terganggu dari belajar tersenyum. Aku jadi mudah baper. Aku bisa cepat suka hanya karena senyumannya. Terakhir kali jatuh cinta karena senyumannya. She has the most beautiful smile I've ever seen (bisa jadi panjang dah ini). Kalian mungkin ada tips agar nggak mudah baper.


Komentar
Posting Komentar